Jakarta, ruangenergi.com-Kabar menggembirakan datang dari Laut Natuna. Sumur eksplorasi Laba Laba-1 yang dibor menggunakan Rig Admarine 502 menunjukkan hasil awal yang menjanjikan. Temuan ini membuka peluang tambahan sumber daya gas untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bahwa rangkaian pengeboran Sumur Eksplorasi Laba Laba-1 telah diselesaikan.
Untuk memastikan hasil temuan eksplorasi tersebut, pada 13 Agustus 2026 telah dilakukan Mini-DST (Drill Stem Test). Dari hasil Post-Drill Preliminary, estimasi awal menunjukkan total net pay mencapai 122 kaki.
Tak hanya itu, sumur eksplorasi tersebut diperkirakan memiliki deliverability sebesar 20–30 MMSCFD, dengan asumsi pressure drawdown sebesar 20 persen.
“Estimasi deliverability dari sumur eksplorasi sesuai dengan target produksi sumur,” demikian laporan yang disampaikan Djoko.
Perkembangan positif juga terlihat dari pekerjaan penyelesaian sumur.
Per 19 Agustus 2026, proses cementing casing 9-5/8 inci telah rampung. Pressure test juga berhasil dilakukan dengan hasil yang baik.
Sementara itu, proses instalasi seal assembly masih berlangsung sebagai bagian dari rangkaian pekerjaan berikutnya.
Bagi industri hulu migas nasional, keberhasilan Laba Laba-1 menjadi sinyal positif dari kegiatan eksplorasi di kawasan Natuna. Temuan tersebut berpotensi menambah sumber daya gas sekaligus memperkuat pasokan energi nasional ke depan.
SKK Migas bersama Prime Energy pun meminta dukungan dan doa agar seluruh rangkaian pekerjaan Laba Laba-1 dapat berjalan aman dan lancar.
“Semoga seluruh rangkaian pekerjaan Laba Laba-1 berjalan aman, lancar dan memberikan hasil terbaik, serta dapat segera ditindaklanjuti untuk mendukung penambahan sumber daya dan ketahanan energi nasional,” ujar Djoko.
Jika hasil eksplorasi ini dapat ditindaklanjuti menuju tahap pengembangan, Laba Laba-1 berpotensi menjadi salah satu tambahan sumber gas dari wilayah Natuna yang penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia.
Djoko menambahkan, minggu depan rig akan bergesar ngebor sumur berikutnya.

