Pandemi Covid-19, Konsumsi Listrik PLN Batam Minus

Jakarta, Ruangenergi.com – Pandemi Covid-19 membuat seluruh sektor mengalami dalam negeri dampak yang sangat signifikan, seperti halnya sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, energi dan lainnya.

Pasalnya, situasi seperti ini banyak industri yang menurunkan produksinya. Lantas bagaimana pengaruhnya terhadap konsumsi listrik di wilayah Batam?.

Komisaris PT PLN Batam, Rizal Calvary Marimbo, menyebut, terjadi penurunan konsumsi listrik di wilayahnya.

Tercatat pada Juni 2020, konsumsi listrik turun drastis hingga menyentuh angka minus (-) 7%. Pihaknya memprediksi kondisi seperti ini akan terus terjadi hingga akhir tahun 2020.

“Konsumsi listrik Juni 2020 terkontraksi sebesar -7,06 % dan prediksi akhir tahun -6,25 %,” ungkap Rizal Calvary saat dihubungi Ruangenergi.com, (18/08).

Ia menambahkan, untuk pelanggan Tegangan Menengah (TM) dan Tegangan Rendah (TR) terjadi penurunan yang sangat signifikan.

BACA JUGA  Kerja Keras PLN Tuntaskan Progress Proyek 35.000 MW

Selain itu, PLN Batam saat ini masih mengalami surplus listrik sebesar 100 Megawatt, akibat Pandemi.

“Di PLN Batam penurunan konsumsi untuk pelanggan TM sebesar 6,0% sedangkan pelanggan TR sebesar 4,2%,” katanya

Saat ini, PLN Batam belum mempunyai rencana untuk penambahan pembangkit listrik di wilayahnya. Akan tetapi, kedepan pihaknya akan mengarahkan penggunaan pembangkit listrik yang bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT), hal tersebut sesuai dengan target pemerintah terhadap bauran energi nasional sebesar 23% EBT di tahun 2025 mendatang.

“Kita belum ada rencana dalam waktu dekat. Sebab, Kita masih surplus Lebih dari 100 MW. Tapi mungkin tahun depan kita akan bahas. Jenis pembangkit mengarah ke EBT,” urainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *