Pemerintah Siapkan Proyek Jargas Hampir 1 Juta Sambungan, Sasar 8 Daerah

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan proyek pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) dengan sasaran hampir 1 juta sambungan rumah (SR).

Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperluas pemanfaatan gas bumi secara langsung oleh masyarakat sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih praktis, efisien, dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, proyek Jargas tersebut mencakup sekitar 959.232 SR yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Dengan jumlah tersebut, pembangunan Jargas yang disiapkan pemerintah secara praktis mendekati target 960 ribu SR.

Proyek tersebut dibagi dalam dua paket besar.

Paket 2 mencakup empat wilayah dengan total 520.745 SR. Rinciannya, Kabupaten Bogor sebanyak 182.665 SR, Kabupaten Bekasi 120.691 SR, Kabupaten Tangerang 100.247 SR, serta Kabupaten Cirebon sebanyak 117.142 SR.

Sementara itu, Paket 1 mencakup empat wilayah lainnya dengan total 438.487 SR. Rinciannya terdiri dari Kota Depok sebanyak 156.134 SR, Kabupaten Jombang 87.286 SR, Kabupaten Lamongan 101.295 SR, dan Kabupaten Pasuruan sebanyak 93.772 SR.

Jika dirinci, Kota Depok menjadi wilayah dengan alokasi terbesar dalam Paket 1, sedangkan Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan alokasi terbesar dalam Paket 2.

Dorong Akses Gas Bumi Langsung ke Rumah Tangga

Pembangunan Jargas diharapkan semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap energi berbasis gas bumi melalui jaringan perpipaan. Berbeda dengan penggunaan LPG tabung, gas bumi melalui jaringan disalurkan langsung ke rumah pelanggan sehingga masyarakat tidak perlu lagi melakukan pengangkutan dan penggantian tabung secara berkala.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan pilihan energi yang lebih praktis bagi rumah tangga serta memperkuat pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan domestik.

Dengan sasaran hampir 1 juta sambungan rumah, proyek tersebut sekaligus menjadi salah satu ekspansi Jargas dengan cakupan yang cukup besar.

Pemerintah menempatkan pembangunan infrastruktur gas bumi sebagai bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan gas domestik. Infrastruktur Jargas menjadi mata rantai penting yang menghubungkan sumber gas dengan konsumen akhir, khususnya sektor rumah tangga.

Tersebar di Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur

Dari delapan daerah sasaran, proyek Jargas ini mencakup sejumlah wilayah strategis di Pulau Jawa, mulai dari Jawa Barat, Banten hingga Jawa Timur.

Di Jawa Barat, pembangunan mencakup Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cirebon dan Kota Depok. Sementara di Banten, proyek menyasar Kabupaten Tangerang.

Adapun di Jawa Timur, pembangunan Jargas direncanakan mencakup Kabupaten Jombang, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Pasuruan.

Besarnya jumlah sambungan yang disiapkan menunjukkan ambisi pemerintah memperluas penggunaan gas bumi hingga ke tingkat rumah tangga.

Jika terealisasi sesuai rencana, proyek ini tidak hanya memperluas jaringan infrastruktur gas bumi, tetapi juga membuka akses bagi ratusan ribu keluarga untuk menikmati layanan gas bumi melalui jaringan perpipaan.

Ringkasan Alokasi Jargas:

Paket 1 – Total 438.487 SR

* Kota Depok: 156.134 SR
* Kabupaten Jombang: 87.286 SR
* Kabupaten Lamongan: 101.295 SR
* Kabupaten Pasuruan: 93.772 SR

Paket 2 – Total 520.745 SR

* Kabupaten Bogor: 182.665 SR
* Kabupaten Bekasi: 120.691 SR
* Kabupaten Tangerang: 100.247 SR
* Kabupaten Cirebon: 117.142 SR

Total keseluruhan: 959.232 SR atau sekitar 960 ribu SR.