pupuk indonesia

Pupuk Indonesia: Toll Fee Pipa Gas Cukup Tinggi

Jakarta,RuangEnergi.com-Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan secara umum harga gas rata-rata sudah USD 6,00/mmbtu namun ada yang masih diatas USD 6,00/mmbtu terutama dikarenakan toll fee pipa gas yang cukup tinggi.

Bakir menyampaikan bahwa penurunan harga gas yang diatas USD 6,00/mmbtu menjadi USD 6,00/mmbtu menghasilkan penghematan subsidi dan menghasilkan multiplier efek kenaikan terhadap kenaikan terhadap PPh badan dan deviden dari PI Group juga tambahan keuntungan untuk Pemerintah.

pupuk indonesia tabel

“Penghematan subsidi pupuk yang diperoleh kurang lebih sebesar Rp 1,4 Trilyun per tahun. Penurunan harga gas dapat meningkatkan competitiveness dari produk yang dihasilkan sehingga dapat bersaing dengan produk impor (mengurangi defisit neraca perdagangan) dan dapat bersaing dipasar ekspor (menghasilkan devisa),” kata Bakir Pasaman saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI,Selasa (29/9/2020) di Jakarta.

Di dalam paparannya,Bakir menyampaikan sebelum adanya Kepmen ESDM no. 89K/2020 harga gas PI Group masih ada yang diatas USD 6,00/mmbtu.

BACA JUGA  BPH Migas: Perlu Percepat Alokasi Gas dan Kepastian Demand di Jawa Tengah

pupuk

“Belum ada kepastian alokasi pasokan gas untuk PJBG yang akan habis masa kontraknya.Mendapatkan penurunan harga gas lanjutan menjadi rata-rata USD 6,00/mmbtu. Mendapatkan kepastian alokasi gas untuk Pabrik yang masa kontraknya akan habis.Perpanjangan/Amandemen kontrak (PJBG) yang habis masa berlakunya,” pungkasnya.

Sebagai implementasi dari Permen ESDM no. 8/2020, pada tanggal 13 April 2020, telah ditetapkan
Keputusan Menteri (“Kepmen”) ESDM no. 89K/2020 tentang Pengguna dan Harga gas Bumi Tertentu di
Bidang Industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *