Saat Kemarau Mengeringkan Tabalong, Pertamina EP Tanjung Salurkan 1,15 Juta Liter Air Bersih

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Tabalong, Kalsel, ruangenergi.com-Ketika kemarau membuat air bersih semakin dibutuhkan dan ancaman kebakaran hutan serta lahan (karhutla) meningkat, pasokan air menjadi penopang penting bagi masyarakat. Di tengah situasi tersebut, PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field hadir membantu warga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, melalui fasilitasi distribusi lebih dari satu juta liter air bersih.

Sepanjang Agustus hingga 7 Oktober 2026, PEP Tanjung Field telah memfasilitasi distribusi 1.156.000 liter air bersih melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong. Bantuan ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan, tetapi juga mendukung penanganan kebakaran dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dari kawasan sekitar Kecamatan Murung Pudak hingga Desa Ribang di Kecamatan Muara Uya, distribusi air tersebut menjangkau sejumlah wilayah yang membutuhkan pasokan tambahan di tengah kondisi kemarau.

Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Ketersediaannya juga berkaitan erat dengan kesehatan, sanitasi, dan kemampuan warga menghadapi situasi darurat. Sementara bagi petugas di lapangan, pasokan air menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya pemadaman kebakaran.

Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Nainggolan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Tabalong.

Dalam skema ini, perusahaan memfasilitasi pengambilan air bersih dari area operasional PEP Tanjung untuk kemudian didistribusikan menggunakan armada BPBD sesuai kebutuhan di lapangan.

“Perusahaan memfasilitasi pengambilan air bersih dari area operasional perusahaan menggunakan armada BPBD untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk membantu masyarakat terdampak kekeringan dan mendukung upaya pemadaman kebakaran,” jelas Charlie.

Menurutnya, musim kemarau menghadirkan tantangan tersendiri bagi masyarakat maupun petugas penanggulangan bencana. Ketika kebutuhan air meningkat, dukungan pasokan menjadi penting, baik untuk aktivitas sehari-hari dan sanitasi warga maupun untuk membantu penanganan kebakaran.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana fasilitas dan sumber daya perusahaan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, terutama ketika kondisi lingkungan menuntut respons cepat dan kerja sama lintas sektor.

Dampak bantuan tersebut turut dirasakan di tingkat desa. Kepala Desa Kapar, Saipul Rahman, menyampaikan apresiasi kepada PEP Tanjung Field dan BPBD Kabupaten Tabalong atas dukungan dalam merespons kejadian kebakaran di Desa Kapar serta membantu wilayah yang terdampak kekeringan.

“Kami berterima kasih kepada PEP Tanjung Field dan BPBD Tabalong atas bantuan dalam menghadapi kebakaran dan kekeringan. Semoga dukungan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan kami dalam menghadapi bencana,” kata Saipul.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fakhrozi. Ia menilai sinergi dengan PEP Tanjung Field menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan air bersih sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan karhutla.

“Sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak bencana dan mendukung upaya penanganan kebakaran di Kabupaten Tabalong,” pungkas Haris.

Kerja sama tersebut menegaskan pentingnya koordinasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam merespons persoalan lingkungan. Ketika kekeringan dan kebakaran datang bersamaan, dukungan yang terkoordinasi dapat membantu mempercepat penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Bagi PEP Tanjung Field, dukungan kepada masyarakat melalui fasilitasi air bersih merupakan bagian dari kepedulian terhadap warga di sekitar wilayah operasi perusahaan.

PEP Tanjung Field merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang dikelola PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). Bersama SKK Migas, perusahaan menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, serta tanggap bencana.

Program-program tersebut diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Di Tabalong, distribusi 1,156 juta liter air bersih menjadi gambaran nyata pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan kemarau. Lebih dari sekadar angka, pasokan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan air sekaligus bagi petugas yang bersiaga menghadapi ancaman kebakaran.

Ketika musim kering menguji ketahanan lingkungan dan kehidupan warga, kerja sama antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana.