SKK Migas Indikasikan 12 Uncommitted Cargo LNG Mulai Maret 2021

Jakarta,ruangenergi.comSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) selalu berusaha agar setiap kargo gas alam cair (Liquified Natural Gas/LNG) terjual dengan term contract yang ada meski di tengah kondisi pandemic Covid-19 ini.

SKK Migas indikasikan ada beberapa uncommitted cargo (UC) yang akan dijual ke spot market (pasar bebas) mulai Maret 2021 ini.

“Kita selalu berusaha agar cargo itu terjual dengan term contract.Kalau ada yang batal ambil baru kita tawarkan. Ada masih beberapa UC yang akan dijual SPOT mulai bulan depan (Maret 2021),” kata Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Arief S.Handoko kepada ruangenergi.com,Senin (22/02/2021) di Jakarta.

Menurut Arief,tahun ini ada 2 UC di Kilang LNG Tangguh dan ada 10 UC di Kilang LNG Bontang.

“Kalau BP tinggal 2, kalau bontang lumayan ada 10an kalau gak salah tapi bulan April mulainya,”papar Arief.

Dalam catatan ruangenergi.com,Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Basilio Dias Araujo mengatakan pasca pandemi, ada dua strategi yang dijalankan untuk domestik. Pertama bisa mengkonversi konsumsi LPG rumah tangga dengan penggunaan LNG jadi PGN akan segera mengembangkan jaringan gas perkotaan.

“Lalu PLN juga akan membantu penyerapan dengan mengkonversi pembangkit tenaga diesel menjadi menggunakan bahan bakar gas. Ini kapasitasnya cukup signifikan direncanakan akan mencapai 1.850 megawatt konsumsi gasnya juga akan banyak berasal dari yang ada di 56 lokasi. Itu cukup signifikan penyerapan gas domestik,” katanya dalam Konferensi Pers, Rabu (17/2/2021).

BACA JUGA  Bakamla Gagalkan Dugaan Transfer BBM Illegal di Perairan Pontianak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *