petrochina jabung

SKK Migas Memantau Kerusakan Betara Gas Plant Petrochina di Jabung

Jakarta,ruangenergi.comSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas (SKK Migas) memantau dengan ketat perbaikan akibat kerusakan di Betara Gas Plant (BGP) yang dioperasikan oleh kontraktor kontrak kerjasama migas Petrochina International Jabung Ltd.

Petrochina International Jabung Ltd. adalah perusahaan yang ditunjuk sebagai operator eksplorasi dan produksi minyak bumi dan gas alam di area onshore dan offshore Jabung, Propinsi Jambi. Sedangkan Betara Gas Plant adalah fasilitas pengolahan gas yang utama di blok Jabung.

“Betara Gas Plant dalam perbaikan, belum ada update berapa lama tetapi pasti segera diusahakan secepat mungkin back on line,” kata Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno kepada ruangenergi.com,Senin(22/2/2021) di Jakarta.

Informasi yang didapatkan ruangenergi.com,penurunan produksi dikarenakan adanya permasalah pada BGP plant di Jabung. Dalam perbaikan.Ada problem di NGF (North Geragai Fractination) pada reboiler (out of spec).

Dalam catatan ruangenergi.com,Petrochina hadir sejak 2002 dan kini telah mengoperasikan empat blok migas, di antaranya blok Jabung (Sumatera), blok Bangko (Sumatera), blok Tuban (Jawa Timur), blok Pulau Salawati (Papua).

BACA JUGA  Pertamina Raih Penghargaan Indonesia CSR-PKBL Award 2020

Petrochina Company Ltd adalah perusahaan minyak dan gas terbesar di China, yang merupakan unit usaha China National Petroleum Corporation (CNPC) yang bermarkas di Dongcheng, Beijing. CNPC memegang 90% saham perseroan.

Aktivitas operasinya meliputi ekplorasi, pengembangan, produksi, dan pemasaran minyak mentah serta gas alam, termasuk kilang, transportasi, penyimpanan, pemasaran produk migas serta derivasinya. Mengutip Reuters, perseroan mengoperasikan 20.710 pom bensin di seluruh dunia. Pertamina, sebagai perbandingan, per Desember 2016 mengoperasikan 5.348 unit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *