Karimun, Kepri, ruangenergi.com-Sebuah struktur baja raksasa seberat hampir 1.000 ton resmi memulai perjalanan panjangnya dari Kepulauan Riau menuju Papua Barat. Jacket pertama proyek Tangguh Ubadari, CCUS, Compression (UCC) milik bp kini siap diberangkatkan setelah rampung difabrikasi di Saipem Karimun Yard. 
Struktur lepas pantai itu bukan sekadar rangka baja biasa. Dengan berat mencapai 994 metrik ton dan pengerjaan selama 357.600 jam kerja, jacket tersebut menjadi simbol ambisi besar Indonesia dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memasuki era teknologi penangkapan karbon skala besar.
Perjalanan jacket ini juga tidak main-main. Dari Tanjung Karimun, struktur raksasa tersebut akan menempuh pelayaran sekitar 5.800 kilometer menuju Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tempat instalasi akan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan proyek Tangguh LNG.
Kathy Wu, Regional President Asia Pacific bp, menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata kemampuan industri nasional.
“Jacket ini dibuat di Indonesia, oleh orang Indonesia, untuk Indonesia,” ujarnya.
Menurut bp, proyek Tangguh UCC memiliki komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 45 persen. Tidak hanya fabrikasi jacket dan topside yang dilakukan di Karimun, pelapisan pipa juga dikerjakan di Jawa Timur, sementara sejumlah modul diproduksi di Batam dan Bintan oleh perusahaan nasional. 
Yang membuat proyek ini semakin strategis adalah teknologi CCUS (Carbon Capture, Utilisation and Storage) yang diusungnya. Tangguh UCC digadang-gadang menjadi proyek CCUS skala besar pertama di Indonesia. Pada tahap awal, proyek ini diproyeksikan mampu menyimpan sekitar 15 juta ton CO₂ dari emisi Tangguh LNG sekaligus membuka potensi tambahan sekitar 3 triliun kaki kubik gas untuk mendukung kebutuhan energi jangka panjang Indonesia dan Asia.
Momentum keberangkatan jacket pertama ini juga menandai dimulainya fase penting pembangunan infrastruktur energi masa depan Indonesia—menggabungkan produksi gas, pengurangan emisi, dan penguatan industri nasional dalam satu proyek besar.

