Jakarta, ruangenergi.com – Pengetahuan sejatinya baru menemukan kekuatan terbesarnya saat diwariskan dan dihidupkan oleh generasi penerus. Semangat itulah yang melandasi PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, saat menggelar rangkaian program ELSA Learn sepanjang bulan September 2026. Sebagai pilar edukasi dari arsitektur tanggung jawab sosial perusahaan ELSA (Elnusa Legacy & Sustainability Action) program ini dirancang bukan sekadar untuk menyampaikan materi kuliah umum, melainkan untuk menjembatani teori akademis dengan realitas dinamis industri energi saat ini.
Senior Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Tbk, Jayanty Oktavia Maulina, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata dari investasi jangka panjang bagi Indonesia.
“Bagi kami di Elnusa, berbagi ilmu adalah investasi masa depan. Kami ingin pengetahuan dan kompetensi yang telah dibangun perusahaan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi terus berkembang menjadi gagasan dan keterampilan yang kelak memberi manfaat luas bagi masyarakat dan industri,” ungkap Jayanty.
Keseriusan dalam mewujudkan visi tersebut terlihat dari turun tangannya para pimpinan puncak perusahaan. Jajaran eksekutif hadir tidak hanya sebagai pemateri, tetapi juga sebagai pembimbing yang membagikan pengalaman kepemimpinan, tantangan operasional, hingga inovasi teknologi hulu migas. Momen pembelajaran ini terasa begitu istimewa ketika Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, menyapa dan menebar inspirasi terlebih dahulu kepada para mahasiswa di Universitas Trisakti. Langkah penuh semangat ini kemudian berlanjut ke Universitas Pertamina. Di sana, Litta Ariesca hadir memimpin langsung sesi berbagi ilmu bersama Direktur Operasi, Andri Haribowo, dan VP Supply Chain Management, Teguh Indra Dwiyono. Sinergi ketiganya memberikan gambaran yang utuh dan nyata mengenai lanskap industri energi modern.
Sementara itu, di tempat terpisah, semangat yang sama turut dibawa oleh Direktur Pengembangan Usaha, Setyo Sapto Edi, yang membagikan wawasannya kepada para mahasiswa Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu. Kehadiran hangat dari jajaran manajemen ini sejalan dengan gerakan Pertamina Goes to Campus, yang terus mempererat hubungan serta pemahaman antara dunia akademisi dan industri.
Komitmen untuk terus berbagi wawasan ini pun tidak hanya berfokus pada perguruan tinggi di atas, tetapi juga merangkul pelajar di berbagai wilayah secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan mereka. Di Universitas Borneo Tarakan, misalnya, Elnusa memberikan pelatihan praktis (upskilling) pendataan fisik bangunan. Keterampilan ini secara spesifik membekali mahasiswa agar kelak dapat mendukung langsung proyek Survei Seismik 3D Mangatal Juata di wilayah operasional perusahaan. Kepedulian yang sama juga ditanamkan sejak dini di tingkat sekolah menengah. Para siswa di SMPN 212 Cilandak, Jakarta, diajak untuk memahami dasar-dasar keselamatan, kesehatan kerja, dan kepedulian lingkungan (HSSE) lewat cara yang ringan, menyenangkan, dan aplikatif untuk kehidupan mereka sehari-hari.
Berbagai inisiatif tersebut bermuara pada satu tujuan besar perusahaan dalam membentuk talenta muda. Pengalaman panjang Elnusa di bidang hulu migas, distribusi dan logistik energi, engineering, hingga digitalisasi, menjadi modal berharga untuk mencetak generasi yang tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Asta Cita ke-4 terkait penguatan SDM, sains, dan teknologi, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Rangkaian program ELSA Learn ini pada akhirnya mengukuhkan komitmen Elnusa tentang makna sebuah keberlanjutan. Jayanty menambahkan pesan mendalam mengenai nilai warisan bagi generasi penerus bangsa.
“Warisan sejati bukan hanya tentang apa yang kita bangun hari ini, melainkan tentang nilai dan inspirasi yang diteruskan kepada generasi mendatang. Melalui ELSA Learn, kami ingin memastikan para pelajar dan mahasiswa tidak hanya terinspirasi, tetapi juga mampu melahirkan inovasi mereka sendiri demi menjaga ketahanan energi nasional di masa depan,” tutupnya.


