Kabar Baik dari Sumur Rakyat, SRMD Terima Pengiriman Perdana Minyak Mentah

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari upaya mengoptimalkan produksi minyak bumi nasional. PT Seleraya Merangin Dua (SRMD) menjadi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berikutnya yang menerima minyak mentah dari sumur masyarakat, setelah sebelumnya Pertamina dan Medco.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan, pada Senin (2/11/2026), pengiriman perdana minyak mentah dari sumur masyarakat ke SRMD telah diberangkatkan menggunakan satu truk.

Yang menarik, minyak mentah tersebut memiliki kualitas yang sangat baik. Kandungan airnya hanya 0,25 persen, dengan tingkat API gravity mencapai 40,6.

Kualitas tersebut menunjukkan bahwa minyak yang dihasilkan tergolong minyak ringan atau light crude oil, yang umumnya memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan minyak berat.

Dalam laporan bertajuk Good News Sumas, Djoko menyampaikan apresiasi atas penerimaan minyak masyarakat oleh SRMD. Ia juga berharap langkah ini dapat diikuti oleh seluruh KKKS lainnya.

“Insya Allah semua KKKS lainnya turut menerima minyak dari sumur masyarakat ini yang kualitasnya bagus banget,” demikian pesan Djoko dalam laporannya, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Membuka peluang bagi sumur masyarakat

Penerimaan minyak dari sumur masyarakat oleh SRMD menjadi perkembangan positif dalam upaya meningkatkan produksi dan lifting minyak nasional.

Langkah ini membuka peluang bagi minyak yang dihasilkan masyarakat untuk masuk ke dalam rantai pasok industri hulu migas melalui kerja sama dengan KKKS.

Sebelumnya, Pertamina dan Medco telah lebih dahulu menerima minyak dari sumur masyarakat. Kini, SRMD menyusul dengan pengiriman perdana yang menjadi langkah awal bagi perluasan penerimaan minyak tersebut.

Jika semakin banyak KKKS bersedia menerima minyak dari sumur masyarakat, potensi produksi yang selama ini belum terserap secara optimal dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas.

Namun, keberlanjutan program ini tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk SKK Migas, Ditjen Migas, Kementerian ESDM, pemerintah daerah, serta para KKKS.

Dorongan untuk meningkatkan lifting

Dalam laporannya, Djoko juga menyampaikan harapan agar seluruh KKKS dapat ikut berpartisipasi dalam menerima minyak dari sumur masyarakat.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong peningkatan produksi minyak nasional, sekaligus memperkuat kontribusi sumur-sumur masyarakat terhadap ketahanan energi Indonesia.

Pengiriman perdana ke SRMD ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara pemerintah, KKKS, dan masyarakat dapat membuka peluang baru bagi peningkatan produksi minyak bumi.

Dengan kualitas minyak yang tergolong ringan dan kadar air yang rendah, minyak dari sumur masyarakat memiliki potensi untuk menjadi salah satu sumber tambahan produksi nasional.

“Bersama kita, doa dan BISA. Lifting naik, BISA BISA BISA,” demikian semangat yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Bagi industri hulu migas, setiap tambahan produksi minyak menjadi penting. Terlebih, ketika potensi tersebut berasal dari sumur masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya terintegrasi dalam rantai produksi nasional.