bentangan pipa

BPH Migas Menerima Surat Rekind Mundur Dari Proyek Pipa Cirebon-Semarang

Jakarta,RuangEnergi.com– Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) menerima surat dari PT Rekayasa Industri (Rekind) yang menyatakan mundur dari proyek pipa gas Cirebon-Semarang (Cisem).

Surat mundurnya Rekind diterima BPH Migas,Rabu (7/10/2020). Saat ini surat sedang dibahas bersama Komite BPH Migas dengan Kepala BPH Migas.

“Kami baru saja mendapatkan surat Rekind kemarin (Rabu 7/10/2020). Surat tersebut dipegang langsung Kepala BPH Migas,” kata Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio kepada ruangenergi.com,Kamis (08/10/2020) di Jakarta.

Dalam catatan ruangenergi.com, proyek pipa gas transmisi Cisem telah dimenangkan oleh PT Rekayasa Industri pada tahun 2006 lalu.

Cisem rekind

Peresmian groundbreaking pembangunan pipa digelar di Rest Area Tol KM 379A, Ruas Tol Semarang Batang, Jumat (7/2) pagi, dihadiri oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial. Investasi proyek ini diperkirakan sekitar US$ 169,41 juta dan toll-fee US$ 0,36 per mmbtu.

“Pembangunan proyek ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pemanfataan gas bumi domestik, sejalan dengan rencana Pemerintah menghentikan ekspor gas ke Singapura dan rencana penurunan harga gas untuk industri menjadi sebesar US$ 6 per mmbtu, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi,” papar Ego Syahrial dalam sambutannya,Jumat (7/2/2020).

Infrastruktur ini juga diharapkan mampu mendorong pengembangan dan pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya di wilayah yang dilalui yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah.

BACA JUGA  ETD#6 “ Masih Menjanjikan-kah Industri Migas Nasional?

Proyek pembangunan pipa transmisi gas CISEM merupakan bagian dari proyek lelang transmisi gas yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2006. Proyek ini terlambat karena adanya kendala jaminan pasokan gas bumi yang bisa digunakan sebagai base line untuk pembangunan ruas pipa gas transmisi CISEM.

Selain itu, juga terjadinya perbedaan asumsi keekonomian yang berubah saat ini dibanding tahun 2006. Proyek yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) ini akan dibangun oleh PT Rekayasa Industri (Rekind) dengan memanfaatkan ruas jalur tol Cirebon- Semarang. Jangka waktu pembangunan 24 bulan dan ditargetkan rampung 2022.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *