Jakarta, ruangenergi.com – Wakil Rektor III Institut Teknologi PLN (ITPLN) Bidang Kemahasiswaan, Purnomo, ST.,MT., membuka kegiatan Open House dan Campus Tour bagi calon mahasiswa baru (Calon Maru) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITPLN sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik dan fasilitas kampus kepada calon mahasiswa.
Sekitar 100 calon mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut. Ada juga yang datang bersama orang tua atau wali yang turut mendampingi calon mahasiswa baru. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek dan Jawa, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar Pulau Jawa.
“Peserta tercatat berasal dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, hingga Kepulauan Riau. Ini tanda jangkauan promosi PMB ITPLN yang semakin luas,” ujar Purnomo dalam keterangannya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Calon mahasiswa dari berbagai kawasan di Indonesia datang langsung untuk mengenal lebih dekat kampus yang berfokus pada bidang teknologi dan ketenagalistrikan tersebut.
Purnomo mengatakan kegiatan Open House dan Campus Tour menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melihat secara langsung suasana kampus. Mereka juga dapat memperoleh gambaran mengenai kehidupan akademik dan aktivitas kemahasiswaan sebelum menentukan pilihan perguruan tinggi.
Menurut dia, kehadiran calon mahasiswa dari berbagai daerah menjadi sinyal positif bagi ITPLN. Kampus transisi energi itu tidak hanya menarik minat calon mahasiswa dari wilayah sekitar Jakarta, tetapi juga mulai menjangkau peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Admisi ITPLN, Andi Dahroni, menilai Direktur Pemasaran dan Admisi ITPLN, Ahmad Dahroni, mengatakan calon mahasiswa juga perlu mempertimbangkan aspek pembelajaran dan kompetensi ketika memilih perguruan tinggi. Karena itu, kampus transisi energi itu memperkenalkan sejumlah program studi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, khususnya sektor energi, ketenagalistrikan, teknologi, dan bidang terkait.
Dahroni menjelaskan ITPLN juga membekali mahasiswa dengan pengalaman praktik melalui laboratorium yang mendukung proses pembelajaran. Menurut dia, fasilitas tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi memiliki kesempatan mengasah kemampuan teknis melalui praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Selain program studi dan laboratorium, Dahroni menekankan pentingnya sertifikat keahlian sebagai bekal tambahan mahasiswa. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan sekaligus menjadi nilai tambah ketika mereka memasuki dunia profesional
Dia juga menyampaikan bahwa ITPLN menyediakan berbagai skema beasiswa bagi calon mahasiswa. Informasi mengenai program studi, fasilitas laboratorium, sertifikasi keahlian, hingga beasiswa menjadi bagian yang diperkenalkan dalam Campus Tour agar calon mahasiswa dan orang tua dapat mempertimbangkan pilihan pendidikan secara lebih lengkap.
