PTBA

Ini Alasan Bukit Asam Tutup Satu Anak Usahanya

Jakarta, Ruangenergi.comPT Bukit Asam Tbk, (PTBA) mengungkapkan, pihaknya menutup bisnis anak usahanya yakni PT Bukit Energi Metana (PT BEM) pada 30 April 2021 lalu.

Sebagaimana diketahui, PT BEM sendiri didirikan pada 2007 silam yang bergerak di bidang penambangan gas metana batubara. Meski didirikan pada 2007 lalu, PT BEM belum beroperasi secara komersial hingga saat ini.

“PTBA memutuskan untuk menutup bisnis PT BEM dengan berbagai pertimbangan yang matang,” ungkap Sekretaris Perusahaan PTBA, Apollonius Andwie, kepada Ruangenergi.com, (06/05).

Ia menambahkan, PT BEM adalah salah satu dari 3 anak usaha milik PTBA yang bergerak dalam pengembangan CBM.

“Dua anak usaha lainnya yakni PT Bukit Asam Metana Ombilin dan PT Bukit Asam Metana Enim masih beroperasional dan di tahap eksplorasi,” bebernya.

Sebelumnya, Bukit Asam juga telah melakukan penutupan dan likuidasi terhadap Anthrakas Pte. Ltd.

BACA JUGA  Adaro Sambut Baik Regulasi yang akan Diterbitkan Pemerintah terkait Perpajakan Batubara

Pasalnya, kegiatan Usaha Anthrakas bergerak dalam bidang perdagangan batubara dan telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2014 lalu. Namun di tahun 2020 dan 2021 tidak ada aktivitas usaha yang dilakukan oleh Anthrakas.

“Penutupan dilakukan sehubungan dengan rencana restrukturisasi/perampingan grup Perseroan dalam rangka bertransformasi menjadi perusahaan yang agile,” katanya.

Sebagai informasi, pelaksanaan penutupan telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT BEM dan dimuat dalam Akta Pernyataan di luar keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang dimohonkan kepada Kementerian Hukum dan HAM RI pada 30 April 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *