Kebakaran Hutan Dekati Tangguh LNG, BP Perkuat Pertahanan dan Siagakan Tanggap Darurat

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Teluk Bintuni, Papua Barat, ruangenergi.com— Kebakaran hutan yang terdeteksi di sejumlah titik di sekitar fasilitas Tangguh LNG, Papua Barat, sejak Jumat malam, 21 Agustus 2026, terus menjadi perhatian serius BP Indonesia.

BP Indonesia menyatakan, tim Tangguh LNG bergerak aktif melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah kobaran api semakin mendekati fasilitas operasi maupun permukiman masyarakat di sekitar area tersebut.

“Beberapa titik kebakaran hutan terdeteksi di sekitar dan di luar perimeter fasilitas Tangguh LNG sejak Jumat malam, 21 Agustus,” demikian pernyataan BP Indonesia yang diterima ruangenergi.com

Dalam menghadapi situasi tersebut, tim Tangguh LNG tidak bekerja sendiri. BP menyebut telah memperoleh dukungan kuat dari SKK Migas dan Kementerian ESDM, serta berkoordinasi erat dengan BNPB, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran.

Koordinasi lintas lembaga menjadi penting mengingat kawasan sekitar fasilitas Tangguh LNG memiliki aktivitas operasi strategis sekaligus berdekatan dengan lingkungan masyarakat.

BP Indonesia menegaskan, keselamatan pekerja, kontraktor, dan masyarakat merupakan prioritas utama perusahaan. Berbagai langkah telah disiapkan untuk memastikan risiko kebakaran tidak berkembang menjadi ancaman terhadap keselamatan manusia maupun keamanan fasilitas.

“Seluruh rencana tanggap darurat dan langkah mitigasi yang diperlukan telah disiapkan dan diterapkan untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi situasi,” ujar BP Indonesia.

Selain melakukan mitigasi di lapangan, tim Tangguh LNG juga terus memantau perkembangan kebakaran secara intensif. Koordinasi dengan para pemangku kepentingan dilakukan untuk memastikan setiap perkembangan dapat direspons secara cepat, aman, dan terkoordinasi.

BP Indonesia memastikan seluruh langkah yang berada dalam kapasitas perusahaan terus dilakukan untuk melindungi manusia sekaligus menjaga keamanan dan integritas fasilitas Tangguh LNG.

Di tengah kondisi kebakaran hutan yang masih menjadi perhatian, sinergi antara operator, pemerintah, aparat, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah api semakin meluas dan mendekati fasilitas strategis maupun wilayah permukiman.