PHR Cetak “Good News” dari Field Reco, Sumur Baru Semburkan 1.527 BOPD!

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com – Kabar menggembirakan datang dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Sumur Reco 00004 di Field Reco berhasil mencatatkan produksi awal 1.527 barel minyak per hari (BOPD) dengan water cut 0% menggunakan Electric Submersible Pump (ESP).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan capaian tersebut kepada ruangenergi.com, Jumat (18/9/2026), dalam laporan Good News PHR.

Menurut Djoko, Sumur Reco 00004 mulai dibor pada 10 Agustus 2026 menggunakan rig BDSI-61. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari move, drilling, hingga initial completion, rampung dalam waktu 41 hari, yakni pada 6 September 2026.

“Alhamdulilah PT PHR telah melaksanakan pengeboran Sumur Reco 00004 di Field Reco,” demikian laporan yang disampaikan Djoko.

Sumur tersebut dibor secara directional dengan target lapisan PM4930 pada interval kedalaman 4.863–4.873 ftMD.

Setelah tahap pengeboran selesai, pekerjaan initial completion dilakukan pada 2 September 2026. Selanjutnya, sumur resmi Put On Production (POP) pada 17 September 2026.

Yang membuat capaian Sumur Reco 00004 menarik adalah produktivitas awalnya yang jauh melampaui target.

PHR sebelumnya menargetkan produksi awal sebesar 237 BOPD. Namun, saat mulai berproduksi, sumur tersebut mampu menghasilkan 1.527 BOPD.

Artinya, realisasi produksi mencapai sekitar 644% dari target, atau sekitar 6,5 kali lipat dibandingkan target awal.

Tak hanya volumenya yang tinggi, kualitas produksi awal juga menggembirakan. Sumur tercatat memiliki water cut 0%, yang menunjukkan belum terdapat kandungan air dalam produksi awal yang dilaporkan.

Dari sisi biaya, keberhasilan tersebut juga dibarengi dengan efisiensi.

Realisasi pengeluaran berdasarkan field estimate tercatat sebesar US$2.245.040, atau sekitar 80,6% dari budget (GS).

Dengan demikian, selain menghasilkan produksi yang jauh di atas target, pelaksanaan pengeboran juga tercatat berada di bawah anggaran yang disiapkan.

Aspek keselamatan kerja turut menjadi catatan dalam keberhasilan Sumur Reco 00004.

Sejak pertama kali tajak hingga pelaksanaan uji produksi, kegiatan tersebut membukukan 84.191 safe man hours.

Capaian ini menjadi bagian penting dari keberhasilan operasi pengeboran, karena peningkatan produksi harus berjalan seiring dengan penerapan keselamatan kerja.

Bagi SKK Migas dan PHR, keberhasilan Sumur Reco 00004 menjadi tambahan kabar positif di tengah upaya meningkatkan produksi minyak nasional.

Laporan tersebut ditutup dengan doa agar tingkat produksi sumur dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

“Mohon doa produksinya bertahan lama, Aamiin YRA,” tulis laporan PHR dan SKK Migas.

Lifting naik: BISA, BISA, BISA!