PLN Listrik Pulau Meti

Punya Potensi Wisata Bahari, PLN Listrik Pulau Meti

Jakarta, Ruangenergi.com – PT PLN (Persero) berhasil mengalirkan listrik ke Pulau Meti, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Hal itu ditandai dengan penyelesaian pengerjaan jaringan listrik yang menyeberangi laut sepanjang 800 meter.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda mengatakan, meski dengan tantangan tinggi dalam proses pengerjaannya, PLN akhirnya berhasil menyambungkan listrik demi memberikan terang untuk warga dan secara langsung memberikan dampak positif dalam mendongkrak perekonomian di pulau yang dihuni 849 kepala keluarga tersebut.

“Ini terutama untuk membantu menghidupkan geliat pariwisata di Pulau Meti yang memang memiliki kekayaan wisata bahari yang luar biasa dan juga terdapat peninggalan sejarah pada masa Perang Dunia II,” kata Huda dalam pesan tertulisnya yang diterima Ruangenergi.com di Jakarta, Sabtu (15/8).

pln pulau meti

Menariknya, kata dia, pembangunan jaringan distribusi 20 kV ini menggunakan tower transmisi dikarenakan kondisi geografis kepulauan.

“Kami membangun Meti Crossing yakni tower transmisi yang digunakan untuk menyalurkan tegangan 20 kV. Biasanya, tengangan 20 kV hanya menggunakan tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun  kami harus membangun jaringan listrik yang bisa menyeberangi laut melalui pulau-pulau, maka kami menggunakan konstruksi untuk tower transmisi. Ini juga menjadi tower transmisi pertama di Pulau Halmahera dan sekitarnya,” papar Huda.

Baca Juga: PLN Selamatkan Penerjun Payung Tersangkut di SUTT Tomohon – Taksiria

BACA JUGA  Dana Kompensasi ke Pertamina dan PLN Segera Dibayar Pemerintah

Jaringan 20 kV ini menghubungkan listrik Desai Mawea di Pulau Halmahera ke Pulau Meti melalui pulau Magaliho dan Pulau Gumilamo.

“Kendala yang terjadi yaitu andongan yang rendah, sekitar 3-4 meter dari permukaan air saat menghubungkan Tower sejauh 820 meter. Meski demikian, dengan komunikasi yang baik dari pemerintah setempat dan juga pihak pabrikan, maka dilakukan penambahan extend 10 meter dari konstruksi tower tersebut,” tambah Huda.

Hingga Bulan Juli 2020, Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Halmahera Utara sebesar 96 persen dengan Rasio Desa Berlistrik sebesar 91 persen. PLN terus berupaya melistriki seluruh pelosok tanah air guna mendukung program pemerintah menuju Rasio Elektrifikasi 100% di Indonesia.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *