Wow Keren! Tembus Target! West Belani-21 dan -22

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari kegiatan hulu migas di Sumatera Selatan. KKKS Sele Raya Merangin Dua (SRMD) berhasil menuntaskan pengeboran dua sumur pengembangan di Struktur West Belani, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Laporan tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pada Minggu, 20 September 2026. Dua sumur yang berhasil diselesaikan pada 2026 itu adalah West Belani-21 dan West Belani-22.

Kedua sumur berada di Struktur West Belani, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, dengan sasaran Formasi Air Benakat.

Menariknya, kedua sumur tersebut mencatat hasil pengujian awal melampaui target produksi yang ditetapkan.

Sumur West Belani-21 dibor secara vertikal hingga kedalaman akhir 2.075 kaki atau sekitar 632 meter. Setelah pengeboran selesai, zona produksi pada bagian atas Formasi Air Benakat dibuka dan dipasang pompa artificial lift.

Hasil pengujian awal menunjukkan West Belani-21 menghasilkan laju alir 191 barel minyak per hari (BOPD) dengan kandungan air 55 persen.

Produksi tersebut sedikit di atas target yang ditetapkan sebesar 180 BOPD.

Sementara itu, West Belani-22 mulai ditajak pada 13 Juli 2026. Sumur ini dibor secara vertikal hingga kedalaman akhir 2.160 kaki atau sekitar 658 meter, dengan sasaran yang sama, yakni Formasi Air Benakat.

Setelah zona produksi dibuka dan dilengkapi pompa artificial lift, hasil pengujian awal menunjukkan West Belani-22 mampu menghasilkan 166 BOPD dengan kandungan air hanya 0,45 persen.

Capaian tersebut juga berada di atas target produksi sebesar 150 BOPD.

Jika digabungkan, kedua sumur pengembangan tersebut mencatat laju alir awal sebesar 357 BOPD.

Tambah Data, Tambah Potensi Produksi

Keberhasilan pengeboran West Belani-21 dan West Belani-22 tidak hanya menambah potensi produksi minyak dari Struktur West Belani. Data hasil pengujian kedua sumur juga memberikan gambaran aktual mengenai karakteristik zona produksi pada Formasi Air Benakat.

Tahap berikutnya, Sele Raya Merangin Dua bersama SKK Migas akan memfokuskan operasi pada evaluasi kinerja kedua sumur dan sumur eksisting.

Monitoring akan dilakukan terhadap laju produksi dan kandungan air, sekaligus mengoptimalkan pengoperasian artificial lift agar produksi dapat dipertahankan secara optimal dan berkelanjutan.

Bagi industri hulu migas, keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan produksi nasional melalui pengembangan lapangan yang sudah berproduksi.

Dua sumur baru West Belani kini tinggal menunggu pengelolaan produksi secara optimal agar kontribusinya terhadap lifting semakin terasa.

SKK Migas dan Sele Raya Merangin Dua pun berharap West Belani-21 dan West Belani-22 segera memberikan kontribusi produksi secara optimal dan berkelanjutan.

Doa & BISA. Lifting Naik: BISA, BISA, BISA.