Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dijadwalkan melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ESDM pada Senin, 2 November 2026.
Pelantikan tersebut akan digelar secara hybrid, yakni menggabungkan kehadiran langsung dan partisipasi secara virtual melalui Zoom Meeting.
Berdasarkan surat undangan yang dibaca ruangenergi.com, prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Undangan pelantikan tersebut ditujukan kepada sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan sektor energi, mulai dari anggota Komite BPH Migas, pemangku kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN), hingga Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).
Jajaran pimpinan di lingkungan SKK Migas dan BPMA juga masuk dalam daftar undangan, bersama pejabat pimpinan tinggi pratama serta tenaga ahli Menteri ESDM.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan bahwa pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian ESDM menjadi agenda penting bagi sektor energi nasional.
Di tengah berbagai tantangan, mulai dari peningkatan produksi minyak dan gas bumi, penguatan ketahanan energi, hingga percepatan transisi energi, posisi pejabat strategis di kementerian memiliki peran penting dalam menjalankan kebijakan pemerintah.
Meski jadwal pelantikan telah tercantum dalam surat undangan, dokumen tersebut belum mengungkap nama-nama pejabat yang akan dilantik maupun posisi strategis yang akan mereka emban.
Para undangan diminta hadir 15 menit sebelum acara dimulai. Tautan Zoom untuk mengikuti prosesi pelantikan akan diinformasikan satu jam sebelum acara berlangsung.
Ruangenergi.com akan terus memantau perkembangan pelantikan tersebut, termasuk susunan pejabat yang dilantik dan posisi yang akan diisi.


