Pekanbaru, Riau, ruangenergi.com– Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali menggenjot eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Kali ini, perusahaan memulai pengeboran Sumur Eksplorasi Tamadun-001 (TMD-001) yang menyimpan potensi cadangan gas hingga 250 miliar kaki kubik (BCF).
Kabar baik tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam laporan Good News Bor Eksplorasi, Minggu, 1 November 2026.
Menurut Djoko, tajak atau spud in Sumur Eksplorasi TMD-001 telah dilaksanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 23.50 WIB.
Pengeboran ini menjadi bagian dari upaya SKK Migas bersama PHR untuk menemukan cadangan migas baru sekaligus mendukung pencapaian target produksi nasional.
“Alhamdulillah, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan telah melaksanakan tajak Sumur Eksplorasi TMD-001 di Wilayah Kerja Blok Rokan,” demikian laporan Djoko seperti diceritakan kepada ruangenergi.com, Minggu (01/11/2026).
Sumur Tamadun-001 menjadi salah satu langkah penting dalam upaya memperkuat potensi sumber daya gas di Blok Rokan.
Sumur ini ditargetkan menembus lapisan Formasi Pematang Upper Red Bed (URB) Sand pada kedalaman 7.840 kaki terukur (measured depth).
Pengeboran dilakukan secara vertikal menggunakan rig TMMJ-18 berkapasitas 1.500 horsepower (HP).
Dari hasil pengeboran tersebut, PHR membidik potensi gas sebesar 250 BCF berdasarkan estimasi original gas in place (OGIP), atau setara dengan sekitar 26 juta barel minyak dalam estimasi sumber daya yang dapat dipulihkan (recoverable).
Angka tersebut menjadi potensi yang menarik untuk dieksplorasi. Namun, keberhasilan menemukan dan memproduksikan cadangan gas tersebut masih bergantung pada hasil pengeboran, evaluasi geologi, serta pengujian sumur.
PHR memperkirakan kegiatan pengeboran Sumur TMD-001 berlangsung selama 100 hari, termasuk penyelesaian sumur atau completion.
Pengeboran ini menggunakan skema kontrak Gross Split dengan estimasi biaya mencapai USD 33,2 juta.
Investasi tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan PHR dalam mencari sumber daya migas baru di Blok Rokan, salah satu wilayah kerja migas strategis di Indonesia.
Eksplorasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan produksi migas. Sebab, penemuan cadangan baru diperlukan untuk menggantikan produksi dari lapangan-lapangan yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.
Djoko menegaskan, kegiatan pengeboran Sumur TMD-001 akan dilaksanakan sesuai program yang telah ditetapkan dengan mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan atau Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Penerapan Good Engineering Practices juga menjadi perhatian agar seluruh kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Bagi PHR dan SKK Migas, keberhasilan eksplorasi Tamadun-001 diharapkan dapat membuka peluang penambahan cadangan gas baru di Blok Rokan.
Harapan tersebut juga disampaikan Djoko dalam laporannya.
“Mohon doa, Insya Allah eksplorasi dapat cadangan gas yang besar, melebihi target. Aamiin YRA,” tulisnya.
Kini, perhatian tertuju pada hasil pengeboran selama 100 hari ke depan. Jika potensi gas yang dibidik berhasil dibuktikan, Sumur Tamadun-001 berpeluang menjadi tambahan penting bagi penguatan ketahanan energi nasional.


