Abu Dhabi, UAE, ruangenergi.com-Pembukaan Indonesia Pavilion dalam ajang Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026, Senin (2/11/2026), menjadi momentum penting bagi perusahaan energi Indonesia untuk memperluas kerja sama bisnis di pasar internasional.
Kepala SKK Migas Dr. Ir. Djoko Siswanto, M.B.A., bersama Wakil Menteri Riset dan Teknologi Prof. Stella Christie, Ph.D., menyaksikan sejumlah penandatanganan kerja sama yang melibatkan perusahaan Indonesia dan mitra internasional.
Ruangenergi.com membaca dokumen Signing Overview Indonesia Pavilion ADIPEC 2026,terdapat empat penandatanganan yang mencakup pengembangan bisnis jasa pengeboran, layanan kapal pendukung lepas pantai, survei dan pemetaan, hingga teknologi stimulasi reservoir.
Berikut empat kesepakatan yang disaksikan dalam pembukaan Indonesia Pavilion tersebut.
1. Pertamina Drilling jajaki peluang bisnis bersama Halliburton di Irak
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Halliburton Worldwide Limited.
Kesepakatan ini membuka peluang penjajakan bisnis jasa rig dan non-rig di Irak. Kedua perusahaan akan melanjutkan pembahasan teknis dan komersial untuk mengidentifikasi potensi proyek bersama.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita dan perwakilan Halliburton Worldwide Limited.
2. ELPI Samudra Offshore kantongi kontrak kapal senilai US$12,04 juta
ELPI Samudra Offshore Pte Ltd, afiliasi ELPI, menandatangani kontrak penyewaan kapal dengan Atlantic Maritime Group FZE, Sharjah, Uni Emirat Arab.
Kontrak berdurasi tiga tahun ini mencakup penyediaan layanan kapal untuk kegiatan hook-up dan transportasi lepas pantai di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain.
Dua kapal yang masuk dalam kontrak tersebut adalah Kazo Agility 2 dan Kazo Agility 3, dengan nilai kesepakatan mencapai US$12,04 juta.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh CEO Atlantic Maritime Group FZE Wong Siew Cheong dan Direktur ELPI Samudra Offshore Dave Ritandhaka.
3. Hidrokinetik Indo Pacific dan Tara Industries bangun perusahaan survei di Abu Dhabi
PT Hidrokinetik Indo Pacific menjalin perjanjian kerja sama dengan Tara Industries LLC untuk mendirikan perusahaan baru berbasis di Abu Dhabi yang bergerak di bidang survei dan pemetaan.
Perusahaan yang direncanakan tersebut akan menyasar industri minyak dan gas serta kabel bawah laut di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara atau Middle East and North Africa (MENA).
Langkah ini membuka peluang pengembangan layanan survei dan pemetaan Indonesia di pasar regional yang memiliki kebutuhan besar terhadap infrastruktur energi dan kelautan.
4. Luas Birus Utama jajaki penerapan teknologi stimulasi reservoir
PT Luas Birus Utama menandatangani perjanjian kerja sama dengan Tara Industries LLC untuk mempromosikan dan menerapkan teknologi STARSEMAR Chemical Reservoir Stimulation.
Teknologi ini menjadi bagian dari upaya penjajakan peluang bisnis di sektor hulu migas melalui kerja sama dengan mitra internasional.
Dokumen penandatanganan belum mencantumkan nama para penandatangan untuk kerja sama ini maupun kesepakatan survei dan pemetaan.
Empat penandatanganan tersebut menunjukkan beragam peluang yang dibawa perusahaan Indonesia ke ADIPEC 2026. Kerja sama tidak hanya mencakup jasa pengeboran dan kegiatan hulu migas, tetapi juga layanan maritim, survei, pemetaan, serta teknologi pendukung produksi.
Kehadiran Djoko Siswanto dan Stella Christie dalam pembukaan Indonesia Pavilion menjadi bagian dari momentum tersebut, ketika perusahaan-perusahaan Indonesia memperkenalkan kapabilitasnya dan menjajaki peluang kerja sama dengan mitra global.
Dengan berlangsungnya penandatanganan ini, ADIPEC 2026 menjadi salah satu panggung bagi pelaku industri energi Indonesia untuk memperluas jejaring bisnis dan memperkuat kiprah di pasar internasional.
Catatan: Rincian nilai dan ruang lingkup kerja sama di atas merujuk pada dokumen Signing Overview Indonesia Pavilion ADIPEC 2026. Dokumen tersebut tidak mencantumkan nilai kontrak untuk tiga kesepakatan lainnya.

