Hulu Migas Tekan Biaya Logistik Dengan Perbaikan Sistem Pelaporan dan Data Base Fasilitas Logistik

Jakarta,ruangenergi.com– Satuan Khusus Kegiatan Pelaksanaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan acara “Sosialisasi Pelaporan Data Fasilitas Logistik dan Kegiatan Penunjang Logistik Lainnya di Wilayah Kerja KKKS” pada Kamis 22 Juli 2021 secara virtual, yang dihadiri oleh para Pimpinan Fungsi Rantai Suplai (SCM) lebih dari 50 KKKS yang berproduksi diseluruh wilayah Indonesia.

Langkah ini sebagai upaya menekan biaya logistik industri hulu migas melalui perbaikan sistem pelaporan dan database fasilitas logistik

Diberbagai industri, termasuk Industri Hulu Migas di Indonesia, proses manajemen logistik yang efektif dan efisien juga sangat diharapkan untuk dapat mengurangi total biaya operasi logistik hulu migas, baik untuk mendukung kegiatan eksplorasi maupun untuk kebutuhan eksploitasi migas, yang pada akhirnya dapat berpengaruh terdapat penerimaan negara melalui mekanisme penggantian biaya operasi migas (cost recovery) yang lebih rendah.

Salah satu cara yang telah teruji dan diyakini dapat meningkatkan efektiftas dan efisiensi kegiatan logistik hulu migas adalah dengan melakukan perbaikan sistem pelaporan dan database logistik hulu migas yang akan meningkatkan kualitas pengelolaan dan kontrol biaya logistik yang dikeluarkan oleh KKKS.

BACA JUGA  Industri Hulu Migas Bantu Sediakan Oksigen Medis untuk Penanggulangan Covid-19

“Dengan sistem pelaporan dan database logistik industri hulu migas yang lebih baik, SKK Migas sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia dapat dengan cepat membuat keputusan taktis dan strategis untuk mendorong KKKS agar dapat mengurangi idle-time dan juga penggunaan kapasitas fasilitas logistik yang berlebih dan selama ini diduga sebagai salah satu penyebab tingginya biaya logistik di Indonesia,” kata Kepala Divisi Pengelolaan Aset SKK Migas Achmad Riad dalam pernyataan tertulis diterima ruangenergi.com,Kamis (22/07/2021) di Jakarta.

Selain itu, lanjut Riad,strategi Logistics Sharing Facility and Resources yang saat ini sedang digalakan oleh SKK Migas untuk meningkatkan penghematan biaya logistik hulu migas juga dapat berjalan lebih mudah dengan dimilikinya database logistik yang baik serta serta dilengkapi dengan sistem pengukuran efektifitas penggunaan fasilitas logistik oleh KKKS. Sehingga program pembinaan kinerja logistik KKKS dengan konsep reward and punishment dapat berjalan dengan lebih optimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *