Petronas Tancap Gas di Bukit Tua, Sumur Baru Bidik 15 MMSCFD, Paten!

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Aktivitas pengeboran pengembangan migas kembali menggeliat di lepas pantai timur laut Jawa. Petronas Searah–Ketapang resmi memulai pengeboran atau spud in Sumur Pengembangan BTJTB-T7 (NZ3) di Lapangan Bukit Tua, Wilayah Kerja (WK) Ketapang.

Kabar tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam laporan Good News Bor, Selasa (29/9/2026).

Pengeboran dimulai pada 28 September 2026 pukul 15.00 WIB, ditandai dengan 30 inch conductor yang telah mencapai dasar laut (seabed).

Sumur BTJTB-T7 (NZ3) merupakan sumur infill yang dibor dari anjungan eksisting BTJTB-B. Sumur ini ditujukan untuk mengoptimalkan potensi hidrokarbon pada reservoir Kujung-1, dengan target produksi sebesar 15 MMSCFD gas.

“Alhamdulillah, Petronas Searah–Ketapang telah melaksanakan tajak Sumur Pengembangan BTJTB-T7 (NZ3),” ujar Djoko dalam laporan tersebut, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Untuk mengejar target reservoir, pengeboran menggunakan rig jack-up Sinoocean Peace dengan trajektori horizontal.

Sumur tersebut direncanakan mencapai kedalaman akhir 11.182 kaki MDDF, atau sekitar 4.801 kaki TVDDF.

Sementara itu, target reservoir Kujung-1 berada pada kedalaman sekitar 9.261 kaki MDDF atau 4.761 kaki TVDDF.

Dengan karakteristik pengeboran horizontal tersebut, sumur BTJTB-T7 (NZ3) diharapkan mampu menambah produksi gas dari Lapangan Bukit Tua sekaligus mengoptimalkan pengembangan lapangan yang sudah berproduksi.

SKK Migas mencatat kegiatan pengeboran ini memiliki rencana durasi sekitar 64 hari.

Nilai Approved for Expenditure (AFE) yang disiapkan mencapai USD23,23 juta.

Jika berjalan sesuai rencana, pengeboran ditargetkan menghasilkan temuan dan perolehan hidrokarbon berupa gas pada akhir November 2026.

Target produksi 15 MMSCFD menjadi salah satu angka penting dari pengeboran tersebut, terutama dalam upaya menjaga dan meningkatkan produksi gas nasional.

Djoko menegaskan, seluruh kegiatan pengeboran akan dilakukan berdasarkan program yang telah disetujui dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, perlindungan lingkungan, serta kaidah keteknikan yang baik.

“Mohon doa, Insya Allah operasi pengeboran Sumur BTJTB-T7 (NZ3) berjalan aman, lancar dan selamat mencapai target yang ditetapkan, bahkan lebih,” kata Djoko.

Dimulainya pengeboran BTJTB-T7 (NZ3) menambah daftar kegiatan pengeboran pengembangan yang terus didorong SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Di tengah kebutuhan menjaga produksi migas nasional, keberhasilan sumur-sumur pengembangan seperti BTJTB-T7 menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan lifting sekaligus mengoptimalkan cadangan yang telah ditemukan.

Dari Bukit Tua, Petronas kembali mengejar gas—15 MMSCFD menjadi target yang kini diburu hingga akhir November.